Jumat, 20 Juli 2012

Toilet



Duduk bersimbah peluh dalam bilik kegelisahan. .
Menatap atas tanpa batas. .
Melihat bawah hanya terpana. .

Jatuh satu demi satu kehangatan dari dalam diri. .
Melihat ke depan pintu kebahagiaan. .
Melihat ke belakang tembok tebal. .

Ku tekan tombol penghapus kenikmatan. .
'tuk membersihkan sisa hak orang. .
Karna tak layak ku nikmati semuanya. .

Ku basuh sambil ku seka. .
Hingga tak tersisa kebusukan di jiwa. .
Dan nyawa terasa berjaya. .
Haaahhhh....puasnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar